Skip to main content

Pembangunan Harus Beri Ruang untuk Nilai-nilai Lokal

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang PS Brodjonegoro menyatakan, masyarakat Indonesia perlu terus menghargai keberagaman dan perbedaan. Oleh karena itu, pembangunan, khususnya bidang kebudayaan harus tetap memberi ruang yang cukup bagi tumbuhnya nilai-nilai lokal. Ini termasuk pula pengakuan atas keunikan lokalitas, dan keragaman budaya daerah, yang menemukan saluran artikulasi melalui otonomi dan desentralisasi.

Sosialisasi Membangun Pemahaman Tujuan Berkelanjutan (TPB) Sustainable Development Goals (SDG’s)

Plt. Kepala Bappeda Prov. Sultra memberikan sambutannya

Sebagai salah satu bentuk amanah dari Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang diterbitkan pada tanggal 4 Juli 2017, Bappeda Provinsi Sulawesi Tenggara mengadakan Sosialisasi Membangun Pemahaman Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)/Sustainable Development Goals (SDG’s) di Plaza In Hotel Kendari, Kamis 04 Juli 2019. 

Dituding Ikut Campur Soal Data Kemiskinan, Ini Penjelasan Bappenas

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro membantah pernyataan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno yang menyebut bahwa pemerintah mengontrol Badan Pusat Statistik ( BPS) soal data kemiskinan dan pengangguran. Bambang mengatakan, data-data yang digunakan BPS mengunakan metode yang sudah teruji dan berpatokan pada metode internasional. "Itu sama sekali enggak benar.

Bappenas Ajak Cegah Stunting Sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan

JAKARTA - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mengajak seluruh elemen masyarakat bekerja sama mencegah stunting pada 1.000 hari pertama kelahiran. Salah satu langkah yang dilakukan dengan menggelar diskusi media bertajuk 'Cegah Stunting, Investasi Bersama untuk Masa Depan Anak Bangsa'.

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro mengatakan, Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013 menunjukkan 37,2% atau sekitar 9 juta balita di Indonesia mengalami stunting.

Subscribe to berita terkini